jam 05.30 aku bangun dari tempat tidurku terus aku ke kamar mandi mengambil wudhu untuk sholat subuh, walaupun sholat subuh di mulainya jam 04.30 tapi aku melakukannya selalu jam 05.30. Setelah sholat subuh, seperti biasa aku merapikan kamarku lalu bersih teras. Tak lama kemudian datanglah pisang goreng buatan utiku yang di atasnya bertaburan keju dan coklat.
Sempat aku ambil gambarnya, ini gambarnya
Itulah pisang goreng buatan utiku. Utiku selalu mmembuatkanku makanan yang sehat dan bergizi, sebaliknya aku ndak pernah membuatkan utiku makanan yang bergizi dan sehat. Habis sarapan, lalu aku siap siap buat bersepeda menuju jantung (jantungnya yaitu alun-alun bondowoso). Sempat aku ngajak adekku, tapi adekku malah ndak mau (ya iyalah ndak mau, wong sepedanya cuma 1. kan nanti ribet kalo' boncengan.) Dan akhirnya aku berangkat sendirian.
Sesampainya di jalan kembang aku melihat suatu kejadian yang mengharukan yaitu seekor kucing yang hendak menyebrang, dia ditabrak oleh pengendara sepeda motor dan tragisnya lagi kucing itu terlempar jauh dan pengendara sepeda motor itu tidak bertanggung jawab atas apa yang sudah dilakukannya, lebih terangnya bisa dikatakan dengan TABRAK LARI. Lalu, aku turun menghampiri kucing itu dan menggotongnya bersama masyarakat sekitar ke pinggir jalan.
Mungkin sudah sekarat atau sudah mau mati, kucing itu sudah ndak kuat lagi buat berdiri ataupun membuka matanya. Dan juga dari mulutnya juga sudah keluar cucuran darah yang sangat banyak. Masyarakat sekitar bingung mau dibawa kemana kucing ini (kemanaaaa,, kemanaaa,, KEMANAAAAA..!!!!)
Lalu, Kucing mulai mengeong. . . . (berhubung aku ngerti bahasa kucing, aku mencoba saling berinteraksi dengan kucing tersebut)
Kucing: Meooong (yang artinya "Tolooong")
Aku: iya pus, mau minta tolong apa.??
Kucing: Meoong,, meoong me me ooong... ( tolooong, tolong aku )
Aku: kamu minta tolong apa pus.??
Kucing: Meoong, me me meooong ( aku minta tolong, bawakkan makanan kesini aku laper )
Aku: MATAMU.!! (dalam hati, mau mati kok sek sempetnya inget makanan itu loh :O )
Aku: MATAMU.!! (dalam hati, mau mati kok sek sempetnya inget makanan itu loh :O )
(Lalu, sama orang-orang di bawak dengan kain karung terus di buang mayatnya. Sungguh tragis sekali kematian kucing, tapi agak megeli)
Setelah kejadian itu aku, lalu meneruskan bersepedaku sampek pulang. Mungkin ini Gowesku yang aneh, menyenangkan ditambah juga banyak kejadian aneh. Walaupun begitu, tapi tetep mengasikkan. Itulah jalan pagiku yang aneh, hahaha.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar