Galau adalah dimana suatu keadaan yang memaksa untuk menaikkan tingkat emosi kita, tingkat kemarahan kita dan kesabaran. Galau, hal ini kebanyakan terjadi pada kalangan remaja kita. Contohnya aja aku yang sekarang lagi Galau bangeeeeeet.
Ini ceritaku, pas waktu aku lagi PDKT sama cewek di sekolahku. Waktu itu aku baru naik kelas 12 semester 1, ceweknya itu namanya "M", hehe. Awalnya pertama aku ndak kenal sama cewek gebetanku, perkenalanku ini terjadi awalnya hanya karena aku iseng mengkomen status gebetanku, lalu keterusan sampek-sampek kayak orang pacaran padahal masih belum jadian, haha. Setelah mungkin 1 minggu atau lebih, ndak tau aku lupa yang penting ndak sampek 1 bulan. Tiba pertanyaan yang membuatku berpikir secara rasional dan secara cermat, yang dimana gebetanku menanyakan sebuah pertanyaan yaitu:
Gebetanku: (Selama mungkin 1 minggu atau lebih, ndak tau aku lupa.Kamu nganggap aku sebagai apa.?? )
Aku: Aku nganggep kamu pertama sudah kayak temenku sendiri, tapi lama kelamaan aku ada rasa
aku berharap kamu mau jadi cewekku. (dengan mukak yang melas, ngomong ""kamu mau jadi cewekku""
Gebetanku: Kamu sungguh bialgn kayak gitu.??
Aku: iya, aku sungguhan ngomong kayak gitu (sambil melotot)
Gebetanku: Oke, tapi tunggu akhir bulan oktober dulu ya
kita jalani dulu yaa ^^
Aku: ya sudah ndak papa, (pingin nangis :D )
(Setelah kita jalani hubungan ini selama kurang lebih 2 minggu kurang 2 1/2 hari, pas waktu di akhir bulan. Akhirnya tiba juga jawaban yang aku tunggu-tunggu. setelah aku selesai nganterkan jalan-jalan gebetanku, tibalah jawaban itu.)
Gebetanku: :* (awal awal smsnya mesti itu melulu)
Aku: iya, apa.?? (aku pura-pura ndak tau, seakan-akan aku lupa ingatan)
Gebetanku: aku mau jawab pertanyaanmu yang kemaren, , , ,
Aku: . . . (sambil nelen ludah, badanku panas dingin trus juga di tambah kebelet be'ol)
Gebtanku: Akuu ndak bisa kayaknya deh jadi cewekmu, aku masih trauma sama kejadian-kejadian yang tahun lalu. aku minta maaf ya klo' aku ndak bisa nerima kamu dulu, kamu ndak papa kok benci sama aku trus kamu ndak papa kok marah sama aku, ndak papa kan.??
Aku: iya, ndak papa kok
aku ngerti kok (pura-pura tegar gue, padahal sudah mewek mewek. sangking kepukulnya banget aku sampek kalah maen game bola sama temenku, bertambah lagi penderitaankuu T.T )
(sehabis pembicaraan itu, kami berdua jarang berhubunhan lagi. mungkin hanya sekedar tanya "gimana kabarmu" dll. tapi, dia selalu tersenyum pas melihatku di sekolah. Itu sudah membuatku agak sedikit terobati rasa sakitku)
Mungkin dari ceritaku ini bisa diambil hikmahnya, bahwa bukan berarti 2 insan manusia yang sudah lama berteman bisa bermusuhan seperti kucing dan tikus, tapi peliharalah pertemanan itu selama-lamanya walaupun rintangan masalah di depan silih berdatangan. "ndak tau nyambung apa ndak, yang penting itu dah"
Tidak ada komentar:
Posting Komentar