Anneyoung, haha
anneyoung haseyo, haseyonya di anneyoung anneyoung. Kembali lagi bersama saya manusia yg hidupnya penuh keanehan dan penuh kesengsaraan, tapi semoga aja masa depannya tidak sengsara, hehehe.
Ini masih cerita tentang kelanjutan kepastian aku LULUS atau tidak dalam proses pembuatan SIM baruku. Beginilah cerita, langsung ke TKP (kenapa jadi OVJ??)
Rabu, 23 mei 2012 (biar lebih jelas)
Aku pulang ke Bondowoso, kenapa aku pulang ke Bondowoso?? itu karena ada 2 faktor yaitu, 1 buat ngurus SIM yg kemaren gagal ditengah jalan. Faktor ke 2 adalah aku memang waktu itu pas lagi ndak punya uang alias bokek!, tapi tujuanku mengapa aku pulang ke bondowoso, yaitu aku mau ngurus SIM yg kemaren gagal ditengah jalan (bisa dikatakan bukan ditengah jalan, tapi lebih tepat diujung jalan. haha). Seperti biasanya sebelum berangkat ke POLRES, aku mula-mula meminta doa kepada Allah SWT biar tes hari ini bisa berjalan dengan lancar dan berakhir dengan manis (emang aku gtu? manis. hahaha). Pukul 09.00 WIB aku berangkat ke POLRES. Semua orang yg ada dirumah berdoa dan mendoakanku supaya tes hari ini lulus 100% dari yangkung (kakaknya uti), uti trus adekku jga tak lupa jga pembantu yg gaul abiiis namanya yanto, biasanya aku manggil bu yanto. Orang-orang yg ada dirumah, semuanya mendoakanku semoga nanti ujian tesnya bisa lulus dengan lancar dan tidak ada kendala, lalu aku berjanji kepada mereka semua klo aku ndak bakalan ngecewain mereka semua. I love you so much! (kecuali pembantuku, aku ndak I love you buatmu. haha). Bergegaslah aku segera berangkat, kurang lebih sekitar 15 menit klo ndak 10 menit (kebalik Ges, oiya deng) aku sampai di POLRES. Sesampainya disana aku langsung ke loket tempat pengurusan SIM. Disana aku bercengkrama dengan pak polisi. Setelah kita (kita?? loe aja kaleee) berdua selesai ngomong itu ngomong ini. Aku disuruh nunggu giliran buat ujian tes teori. Tiba-tiba keluar sesosok makhluk aneh berbadan gendut dengan wajah sok kereng memanggil nama orang-orang buat masuk ke ruangan simulator.Setelah pak gendut itu memanggil satu persatu nama peserta ujian, walaupun itu namanya yg dipanggil aneh-aneh. Ada yg namanya saibah trus darmanto,kholik yg paleng aneh lagi itu yg namanya Juniansyah (loh! itu namaku). Setelah semua sudah dipanggil, ternyata aku dapet urutan belakang. Perasaanku mulai ndak enak, biasanya nama yg dipanggil di akhir-akhir itu bisanya nasibnya akan hancur sesuai dengan urutannya, tapi aku tetap positive thinking aja. Selama kurang lebih 30 menit, akhirnya aku selesai jga ujian teori. Setelah diumumkan apakah aku lulus, ternyata aku lulus. Aku girang waktu itu, seneng, terharu pokoknya campur aduk (kayak es campur). Sampek-sampek aku bugil trus joget ala cherry bell, haha *ngaco!.
Dan akhrinya, ujian yg aku paling aku takuti datang jga, yaitu ujian praktek. Bagiku ujian praktek ini sangat sangat menakutkan, kenapa bisa? soalnya ada banyak beberapa hal:
1. dilihat langsung sama polisinya
2. dilihat langsung sama banyak orang
3. dilihat langsung sama cewek-cewek.
Banyangkan aja, pas nnti aku beloknya ndak bener trus nabrak pembatas kan yg ada aku malu sama cewek-cewek itu. Mau ditarok mana harga diriku ini pas. Nanti cewek-cewek itu bertanya-tanya 'masak cowok seganteng gtu ndak lulus ujian praktek hehe (cewek-cewek disitu yg dimaksut siswi-siswi SMP 1 Bondowoso, itu pas ada latian nari di POLRES di bagian belakang di ruangan serba guna) lalu gue masa bodoh sama cewek itu, aku hilangkan gengsiku itu. Kurang lebih 10 menit menunggu, akhirnya aku dipanggil. Akhirnya aku berhasil melewati ujian praktek dengan lumayan sempurna, walaupun dibelokkan pertama agak gerogi, tapi seterusnya lancar. Pas aku sudah selesai ujian praktek, aku disuruh nunggu diruangan tunggu. Disitulah nnti dinyatakan peserta itu lulus ujian praktek atau tidak dan berhak mendapatkan SIM atau tidak. Peserta pertama pun dipanggil, dengan nama Kholik masuk ke dalam ruangan. Kurang lebih 10 menit Kholik pun keluar dan memberitahukan kepada sanak saudara dan keluarganya yg ada di NTT sama yg di Ethiopia *hahaha klo si kholik ndak lulus ujian praktek dan harus mengulang kembali. Aku semakin tegang mendengarnya, lalu aku berdoa, berdoa dan trus berdoa. Satu persatu peserta ujian banyak yg dinyatakan tidak lulus. Aku semakin tegang, lalu aku tetap trus berdoa, berdoa dan trus berdoa. Sampai-sampai aku berdoa seperti orang kristen yg kedua tangannya digenggem trus diangkat ke atas (itu spontan lo!). Aku jga mulai membanyangkan, nunggu dinyatakannya lulus atau ndaknya hampir sama kayak di Indonesian Idol klo dinyatakan lolos ke babak selanjutnya atau ndak, hahaha.
Setelah namaku dipanggil, lalu aku ditanyai sama pak polisi 'loh kamu islam ya?' tanya pak polisi. Iya pak saya islam 'jawab aku'. Saya kira kamu kristen, wong tadi kamu doanya sama kayak orang kristen 'jawab pak polisi' (itulah dampak klo salah doa, jadi dikiranya aku pindah agama, murtat kamu pak!. apa hubungannya??)
Setelah berbincang-bincang kurang lebih 30 menit, walaupun itu bagiku perbincangan yg basi sekali, tapi aku memaklumi lah. Namanya juga sudah tua (semoga polisinya ndak baca ini). Sudah selesai berbincang-bincang dengan perbincangan yg basi. Dan akhirnya Gue dinyatakan LULUS dan selamat kamu lolos ke panggung spektakuler (loh, kenapa jadi Indonesian Idol). Akhrinya aku lulus ujian praktek dan bisa mengambil SIM di ruangan tunggu. Perasaanku sangat seneng, terharu, pingin nangis tapi malu banyak orang, hehehe. Pokoknya campur aduk, kayak es campur itu dah di campur aduk dah pokoknya. Beberapa menit kemudian, aku mendapatkan SIMku. Setelah selesai proses pemotretan, lalu aku dapet SIMku. gue liatin trus SIM baruku, aku elus-elus, aku rasain, trus aku pegang, knapa kamu? kedinginan?, lalu aku selimuti (kenapa jadi lebay gini!!) Aku liat lagi SIMku, dan aku menemukan ada 1 hal yg aneh yaitu, Kenapa mukakku jelek bangeeeeet!!! (kan sudah dari dulu Ges, oh iya, lupa). Lalu aku pulang dengan rasa yg sangat-sangat senang sekali. Sesampainya dirumah utiku langsung menyambutku didepan pintu dan bertanya 'yak apa ges, lulus?' tanya utiku. Iya ti, aku lulus ini SIMnya, hehe 'jawab aku'. Langsung seisi rumah kegirangan dan kebahagian pun bermunculan. Seisi rumah senang semua melihat aku lulus ujian buat SIM, lalu tiba-tiba adekku berkata 'yeee!! mas lulus ayoo liburan ke bali ti'. Bali bali, balindungan sana tu 'jawab utiku' hahaha. (begitulah adekku, idiot *semoga adekku ndak baca).
Dan akhirnya hari ini berakhir dengan manis, kayak aku yg manis, tapi sampek sekarang masih belum laku. hahaha
So See you next time, klo mau liat SIMku fotonya ada di bawah ini (jangan komen, klo fotoku jelek)
Rabu, 23 Mei 2012
Minggu, 20 Mei 2012
Gagal sebuah obsesi
Gagal!!!
Ada yg bilang klo sebuah kegagalan adalah sebuah awal dari kesuksesan, tapi klo gagalnya pas waktu buat SIM apa itu bisa dibilang awal dari kesuksesan?? bagiku ndak. Bagiku gagal dalam tes buat SIM itu buat aku sangat sangat nyesek (hehehe, tau nyesek? itu tu yg warnanya hitam,putih dll yg buat ngebungkus sebuah barang/makanan).
Ceritaku ini berisikan tentang, waktu aku lg mau buat SIM. Saat itu aku bersama utiku berangkat ke POLRES bondowoso (nganu apa ges disana? mandi bloa! :D ya pastinya mau buat SIM lah). Aku mulai berandai-andai, asiik bentar lagi aku punya SIM. Aku bisa jalan-jalan semau gue, hehehe. Tapi impianku itu sirna setelah aku sampai di POLRES. Aku mulai memerhatikan satu per-satu orang-orang yg gagal dalam ujian tes teori, lalu tiba-tiba negative thinkingku muncul 'ya apa pas klo aku juga ndak lulus juga??' aku noleh ke utiku trus aku nanyak ke utiku, Ti klo aku ndak lulus tes ya apa ti? sudah ndak papa ges 'jawab utiku'. kan ndak enak ti, nnti ngulang lagi 'tanya aku'. Gak popo ges pengalaman, hehe 'jawab utiku sambil ketawa kecil'. Aku berpikir, biasanya klo orang tua sudah ngomong kyak gtu sambil ketawa kecil, itu kemungkinan besar hal yg di omongkan itu pasti terjadi (itu katanya utiku sendiri). Setelah aku nunggu cukup lama, kira-kira 20 menit. Namaku dipanggil sama pak polisi, lalu bergegaslah aku masuk ruangan tes. Setelah mendengarkan ibu polisi yg cerewet buat memberi tahu tata cara tes teori, lalu aku mulai mengerjakan tesnya. Sampai lupa, disana aku aku tes sendirian. Aku disana tes sama temenku juga, namanya Usman. Kita berdua kebetulan ada dalam satu ruangan (ya iyalah!!! wong memang ruangannya cuma satu ges, goblok) semua peserta mengisi soal-soal tes dengan serius, begitu juga dengan aku. Setelah semua soal sudah selesai dikerjakan, ibu polisi pun mengumumkan nilai akhirnya apakah semua peserta lulus atau tidak, lalu ditampilkan lah didepan layar dan distu ada namaku. Dan nilai akhirnya adalah AKU TIDAK LULUS!! :( (mau nangis). Dengan wajah kusut kayak serbet, aku keluar dari ruangan tes, lalu uti menghampiriku dan bertanya 'ya apa lulus ges?' tanya utiku. 'Ndak ti, aku ndak lulus' jawab aku, 'sudah ndak papa dah, kapan disuruh balik lagi?' tanya utiku. Hari rabu ti 'jawab aku'. ya sudah ayo pulang, 'jawab utiku'. Lalu kami pulang dengan tangan hampa, atau lebih bagusnya tidak membawa apa-apa. Aku sangat menyesal, aku juga mulai berpikir-pikir 'banyangkan aja, kok bisa itu loh aku ndak lulus tes teori. padahal soal-soal itu ndak sesulit pas aku nyobak ngerjakan tryout SNMPTN' (kipas kerah, hehe)
Aku sangat kesal sekali, aku mempertanyak mengapa aku tidak lulus? kok bisa itu loh. Apa mungkin gara-gara bajunya yg salah pakek? (biasanya klo tes di hari senin, itu mujurnya aku pakek baju warna putih klo ndak hitam sama coklat) tapi ndak buat hari itu. Aku pas waktu itu pakek baju merah. Dan aku mulai bertanya-tanya lagi,,,,,
"BANYANGKAN AJA, TES TEORI BUAT SIM AJA SUDAH NDAK LULUS. GIMANA PAS KLO SUDAH TES SNMPTN??? BISA TAMBAH HANCUR PASTINYA" *Aku mulai terdiam sebentar memikirkan hal itu, tapi aku yakin klo di hari rabu nanti aku bisa lulus tes teori buat SIM dan lulus tes SNMPTN (apa hubungannya??) dan aku akan teriak sekenceng-kencengnya
Emaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaak!!!!! utiiiiii!!!! aku lulus tes SIM sama SNMPTN :).
*See you next time
Rabu, 16 Mei 2012
Bad Day
Hai
(kayak banci ges)
Mungkin ini cerita hidupku yg pernah aku tulis yaitu cerita yg isinya dimana aku hidup bertetangga sama para banci!!! (ini nyata, bukan rekayasa). Aku mengira hidup disini bisa ngubah hidupku jadi tambah bebas, tapi malah sebaliknya yg awalnya makan tinggal makan. Disini aku harus nyarik-nyarik sendiri trus jga blom mandinya yg awalnya aku mandi dengan suka ria, sekarang berubah jadi mandi yg sengsara. Kenapa mandiku sengsara?? because setiap kali aku mau mandi. Aku harus nunggu air kran yg keluar itu sampai benar-benar bersih. Soalnya dikosanku itu air apabila ndak dihidupkan selama beberapa jam, air yg keluar mesti air yg kotor. Jadi klo mau dapet air yg bersih aku harus nunggu selama 30 menit buat ngedapetin air yg bersih. Bayangkan aja cba! *aji gileeeee. 
Kembali ke inti cerita, yaitu dikosanku sekarang dalam beberapa hari ini tamabah banyaknya banci yg bermunculan dikosanku!!! Bayanngkan aja cba' (tapi sebaiknya jangan dibayangkan). Mungkin di minggu ke 3 ini selama aku dikosan, mungkin ini adalah minggu imana aku jarang untuk keluar kamar, why? karena aku takuuut!!! (takut sama bancinya). Bayangkan pagi aku mau keluar buat menghirup udara segar tiba-iba tu banci sudah nongol trus menyapa dengan sapaan "hai" kata si banci. Siangnya pun jga kyak gtu. Waktu aku mau nyarik makan tu banci tiba-tiba nongol lagi. Malemnya itu tambah banyak tu banci yg ada dikosanku *banci itu yg dimaksutkan si A yg ada dicerita sebelumnya,beserta temen"nya. Yang parah lagi mungkin hari ini, waktu pas aku bangun trus keluar buat menghirup udara segar, tiba-tiba aku dikejutkan dengan munculnya sesosok makhluk ghaib, siapakah itu? dia adalah banci!!(pas keluar dari kamar mau ngirup udara segar, malah ndak jadi tambah disapa sama sapaan HAI!!) Tidaaaaaak!! gagal dah buat menikmati udara segar di pagi hari. oke fine misi pertama gagal, ndak papa masih ada misi 2,3 dan 4. setelah itu aku masuk kamar dengan mukak penuh penyesalan (aslinya kesel se!!) lalu aku berniat untuk nyarik sarapa pagi soalnya ni perut sudah mulai mengumandangkan suaranya malah di tamabah mau muntah pas liat banci td pagi. Setelah aku nge-SMS mereka jadilah kita,(kita!! loe aja kaleee) menuju rumah makan yg sudah kita janjikan di awal. Sesampainya disana kita memesan makan masing-masing. setelah makan beres tinggal bayarnya yg jadi permasalahannya saat in, lalu terjadilah sebuah percakapan antara Aku,Faishol sama Zainal yg sangat panjang.
Faishol: Mau pake uangnya sapa?
Zainal: aku ndak bawak uang, aku pinjem uangmu dulu dah sol (dengan santainya zainal ngomong kyak gtu, kyak yg ndak punya salah
)
Aku: Uangku 50rb, pke uangku dulu ta?
Faishol: Ndak kembaliannya, tetep ndak ada.Biar dah pkek uangku dulu dah yg seratus ribu
Zainal, Aku: Oke lah!!!
(lalu tiba-tiba faishol balek ke meja tempat sini makan trus terjadilah perdebatan antara zainal sama Faishol dan melahirkan suatu keputusan yg sangat mengejutkan sekali, apa itu?? kita cari di peta *ngaco)
Zainal: aku ndak bawak uang, aku pinjem uangmu dulu dah sol (dengan santainya zainal ngomong kyak gtu, kyak yg ndak punya salah
Aku: Uangku 50rb, pke uangku dulu ta?
Faishol: Ndak kembaliannya, tetep ndak ada.Biar dah pkek uangku dulu dah yg seratus ribu
Zainal, Aku: Oke lah!!!
(lalu tiba-tiba faishol balek ke meja tempat sini makan trus terjadilah perdebatan antara zainal sama Faishol dan melahirkan suatu keputusan yg sangat mengejutkan sekali, apa itu?? kita cari di peta *ngaco)
keputusan itu adalah, mereka berdua menjadikan aku sebagai jaminan. Soalanya kata mereka berdua mau mencairkan uangnya di SPBU terdekat. Bayangkan cba (tapi lebih baik jangan dibayangkan) Gilaaaa!!!! apa-apaan ni. lalu dengan lapang dada aku menerimanya dan merelakan klo aku dijadikan sebagai jaminan. Walaupun nyesek, tapi ya sudahlah ini pertemanan men!! (bego kamu ges). Mungkin klo dijadikan topik berita mungkin langsung topik terhangat yg akan dibicarakan di Indonesia
Selama kurang 30 menit berlalu *lamaaaaaaaaa!!!. Zainal sama Faishol akhirnya balek lalu mmembayar semua makanan dan minumnya.
Setelah kejadian itu, aku selalu membawa uang pas buat sewaktu-waktu klo mau makan bareng lg biar ndak dijadikan jaminan untuk yg ke 2kalinya
. Eni wei, mungkin dihari ini adalah hari terburukku, tapi ndak tau dihari berikutnya bisa tambah baik lagi apa tambah parah lagi (feelingku tambah parah lagi. hehe)
Sekian terima kasih, 
Senin, 14 Mei 2012
Handuk lagi
I come back 
Ini masih kelanjutan ceritaku pas aku bimbel di jember. Mungkin ini cerita dimana hari itu adalah hari tebodoh yg pernah aku alami atau mungkin aku yg bodoh, pikun atau apa. Cerita ini berawal pas aku mau berangkat bimbel. Seperti biasa yg aku lakukan pertama mandi, sarapan trus berangkat *sarapannya pakek baju lo! (ini pas aku sek ada dirumah mau berangkat bimbel dijember). Setelah itu aku mulai berkemas-kemas buat berangkat, tetapi sebelum berangkat aku flash back sebentar dengan kejadian yg kemaren dimana aku lupa ndak bawa HANDUK. Gue ndak mau kejadian yg kemaren terulang lg, bayangkan aja dengan mekak kayak monyet blom mandi (emang monyet bisa mandi ya ya
) masuk ke GM market trus dilihat oleh pasang mata yg menyangka bahwa "ini ngapain gembel masuk sini" (apanya ges!!
)
Lalu aku mulai ngecek barang-barang bawaanku. Setelah itu aku berangkat bimbel dengan perasaan yg sangat yakin bahwa yg tadi aku lihat itu memang betol-betol handuk geu. Lalu aku melanjutkan perjalananku (seperti biasa, sebelum berangkat cipika-cipiki dulu sama uti. biar dikasih sangu). Pas diperjalanan otakku mulai bertanya-tanya apa betol yg tadi aku liat itu memang handukku?? aku mulai memikirkannya terus menerus, tapi dengan yakinnya hatiku berkata "itu memang handukku" Dan akhirnya aku sampai jga dikosanku. Setelah nyampek dikosan aku ndak sempet ngecek barang-barang bawaanku. Aku langsung mindahkan buku-buku bimbelku ke tas yg satunya, lalu berangkat. (mengapa ane keburu? soalnya ane sudah telat 30 menit). Akhirnya bimbelku selesai dan aku back to kosan :D dan dari sinilah firasat negativeku muncul "apa iya itu handukku??". pas aku nyampek dikosan firasatku semakin kuat dan meyakinkanku klo aku lupa ndak bawa handuk dan akhirnya itu memang benar klo aku memang lupa ndak bawa HANDUK!!! *shock berat, berasa melayag
.
Dan akhrinya aku pulang buat ngambil HANDUKku yg ketinggalan dan berniat untuk pulang besoknya. walaupun capek, tapi tetep aku pulang buat ngambil handukku yg ketinggalan. Bayangkan aja klo aku hbis mandi trus ndak ada handuknya, kan yg ada basah semua tu bajuku, masak aku habis mandi trus keluar kosan nyarik tempat yg panas dalam keadaan telanjang dengan titit yg bergoyang kekanan kekiri mencari panas buat berjemur biar badanku kering. Kan ndak mungkin!!!! hahaha 
Ini fotonya pas aku sdh nyampek rumah, masih tertata rapi dijemuran ternyata 
hampir mirip kayak gombalku. hahaha
Rabu, 09 Mei 2012
Gara-gara Uang 2Rb
Cerita ini berawal ketika aku hendak untuk berangkat les. Awalnya aku berniat buat membeli makanan aau apapun dengan selembar uang 2ribu yg baru saja aku sambung kembali potongan kertasnya dengan lem alteco (hahaha
). lalu tiba-tiba niat jahatku mulai bermunculan, tetapi niat baikku menghalangi niat jahat tersebut.
Ages jahat kita inisialkan dgan (AJ) Ages baik kita inisialkan dengan (AB).
AJ: sudah, buat beli-beli aja uangnya
AB: jangan itu kan perbuatan dos, kan sama aja mengedarkan uang rusak
AJ: sudah ndak papa, mumpung ndak ketauhan. kan dapet makanan gratis lg klo dibuat beli-beli
AB: jangan! dosa itu ges!
(lalu, sedang asik2nya mereka beradu mulut aku menemukan sebuah ide yg cemerlang (padahal se, sangat bodoh
) aku menyarankan mereka berdua untuk pingsut biar ketemu sapa yg menang sapa yg kalah)
AJ&AB: hap!!!
AJ: Haha, (ketawa jahat) gue menang lu kalah
AB: (menangis, pulang seperti pecundang yg ndak nemu sempak yg pas)
karena niat jahatku yg menang jd aku ngikut yg niat jahatku itu, haha. Setelah aku menuntaskan lesku yg sdh kelar aku langsung bergegas ke toko terdekat untuk membelikan selembar uang 2rbu rupah yg sudah tidak karuan bentuknya itu. Dengan biadabnya dan wajah tidak berdosaku ini seolah-olah tidak terjadi apa2. dengan enaknya aku mengambil jajan superman dan wafle, lalu aku meminta uang kembalianku(sengaja biar kembaliannya bisa dibuat maen ke warnet) dan apa yg terjadi setelah itu????????
Gue dapet balesannya mungkin dari perbuatanku ini. gue dapet uang kembalian yg tambah parah dari uang yg sebelumnya itu. Banyangkan sobekkannya malah tambah parah trus angkan 0 nya itu ndak nyambung sama angka 0 yg lainnya. gue langsung shock berat (tuhaaaaan, aku khilaf tuhan!!) tiba-tiba AJ sma AB dateng langsung teriaak *emaaaang enaaaak!!!
foto uang kembaliannya kayak gini
mati aja! buat apa uang kayak gini!!!

Hombreng Merajalela
Assallamualaikum wr wb, Hehehe (sok alim kamu Ges)
Ini kelanjutan ceritaku waktu aku ada dikosanku. sebelumnya maaf ya, postingnya telat soalnya updatenya di warnet 
Pertama” ucapkan dulu yaitu SELAMAT HARI PENDIDIKAN NASIONAL yg ndak tau aku ke brapa, Hehehe. Sebetulnya aku ndak tau klo hari ini adalah HARDIKNAS . Aku ngiranya tanggal 1 mei kmaren setelah aku liat beritanya ternyata tanggal 2 Mei, hehehe (yak apa se Ges kok mdak tau tanggal HARDIKNAS)
Seperti biasanya yg dilakukan oleh orang” biasa, pagi-pagi bangun trus melakukan sesuatu kegiatan, lain halnya denganku setiap harinya aku bangun, sholat liat jam klo masih pagi lanjutkan kembali tidor, Hahaha.
Ngomong” aku sdh hidup selama kurang lebih 2 hari 1/3 hari *ngaco. Selama 2 hari aku tinggal di kosan aku sdh dapet temen kos ya bisa dibilang lumayan akrab lah. Namanya itu A** (disamarkan ya) kita simbolkan jd si A. Si A itu selalu pas aku tiap kali keluar dari kamarku, si A itu selalu tersenyum dengan manisnya trus tanyak” pertanyaan yg ndak penting (yang lebih pasti, kyak banci mau nyarik mangsa) lalu aku menjawabnya dengan senyuman jga *tapi maksa lo.
Si A selalu merespon kyak gitu trus ndak ada yg lain, kadang aku disuruh ke kamarnya buat mampir maen trus apa gitu, but aku selalu menolak nanti pas takutnya aku disodomi trus gue punya anak *loh
Selang beberapa menit pas aku beli makan buat makan siang, sekilas aku melihat temennya si A itu saling berbincang-bincang tentang percakapan “HOMBRENG” lalu bergegaslah aku masuk kamar dan biadapnya kupingku ini mendengarkannya
(beginilah pembicaraan antara si A dan si B)
*ini kalimat intinya
Si B: Hai….
Si A: Hai jga, sini masuk
Si B: Iya, iya
eh eh aku punya berita ndak enak
Si A: Kenapa?? cerita dong (ngomongnya kayak banci ndak laku)
Si B: Tau si Rangga? dia kemaren nolak eqku. katanya dia cuma mau TTM aja sama eqku 
Si A: Loh, kok bisa knapa?
Si B: Nggak tau, padahal aku ngarepnya lebih
*Lanjutannya panjaaaaaaaaaaaaaaang, pokoknya itu inti pembicaraannya
Dari semenjak itu aku mulai ngeles dari si A, takutnya aku yg dijadikan gebetan selanjutnya pas, GILAAAAAA!! (PD amat lu ges)
amit-amit jabang anak , eh salah jabang bayi. hehe
#1 pesanku, janganlah salah kalau anda memilih tempat kos atau tempat unutk bersinggah, klo salah jadinya kayak gini. hidup dalam ketakutan 
Good bye 
Jumat, 04 Mei 2012
Bulu Ketekku
Bulu ketek :D
setiap orang pasti mempunyai bulu ketek entah itu dari kalangan pria ataupun wanita. Bulu ketek itu biasanya ada yang berbau tidak enak :D tetapi, ada juga yang berbau sedap/kecut.
Contohnya aja ketiakku yang sudah mulai tumbuh bulu ketek. Aku sangat shock sekali dan juga stres setelah melihat ketiakku sudah mulai tumbuh bulu ketek, walaupun itu hanya 1 bulu yang jelas dilihat tapi tetap saja bagiku itu adalah sebuah problema yang sangat besar buatku, walaupun begitu aku tetap mensyukuri bulu ketek itu karena itu adalah anugerah tuhan.
Setiap detik, menit, jam dan setiap hari pun aku selalu memerhatikan bulu ketekku itu. Setelah selang beberapa hari, bulu ketekku ini semakin banyak, tetapi yang jelas dilihat oleh mata hanyalah ada 1 bulu saja bulu yang lainnya masih belum jelas untuk dilihat (Samar-samar :D ). Setiap saat aku selalu memantau perkembangan bulu ketekku ini, sehabis pulang sekolah aku pantau, habis mandi aku pantau dan sebelum mau tidur pun aku juga memantaunya.
Awalnya aku merasa jijik dengan bulu ketekku, kenapa aku ngerasa jijik men (Soalnya bentuk dan cara tumbuhnya aneeeeh men :D ) gimana ndak aneh yang laennya tumbuh lurus rapi, ehh ada satu yang ndak lurus ini malah melungker (sampek kayak uler kepanasan). Walaupun begitu, aku mulai terbiasa dengan bulu ketekku setidaknya ini menjadi suatu moment penting dalam hidupku, dimana bulu ketekku mulai bermetafosis :D
dana juga buat pelajaran dan juga buat bukti, dengan bulu ketekku ini orang dan semua temenku bisa sadar kalau aku ini normal men :D (kalau aku memang cowok 3:) )
Gambar bulu ketekku menyusul ya :D
soalnya, masih belum jelas untuk dilihat oleh kamera, nanti kalau sudah mulai banyak sampek kayak bulu kera baru nanti saya publikasikan :D :P
SEKIAN TERIMA KASIH :)
setiap orang pasti mempunyai bulu ketek entah itu dari kalangan pria ataupun wanita. Bulu ketek itu biasanya ada yang berbau tidak enak :D tetapi, ada juga yang berbau sedap/kecut.
Contohnya aja ketiakku yang sudah mulai tumbuh bulu ketek. Aku sangat shock sekali dan juga stres setelah melihat ketiakku sudah mulai tumbuh bulu ketek, walaupun itu hanya 1 bulu yang jelas dilihat tapi tetap saja bagiku itu adalah sebuah problema yang sangat besar buatku, walaupun begitu aku tetap mensyukuri bulu ketek itu karena itu adalah anugerah tuhan.
Setiap detik, menit, jam dan setiap hari pun aku selalu memerhatikan bulu ketekku itu. Setelah selang beberapa hari, bulu ketekku ini semakin banyak, tetapi yang jelas dilihat oleh mata hanyalah ada 1 bulu saja bulu yang lainnya masih belum jelas untuk dilihat (Samar-samar :D ). Setiap saat aku selalu memantau perkembangan bulu ketekku ini, sehabis pulang sekolah aku pantau, habis mandi aku pantau dan sebelum mau tidur pun aku juga memantaunya.
Awalnya aku merasa jijik dengan bulu ketekku, kenapa aku ngerasa jijik men (Soalnya bentuk dan cara tumbuhnya aneeeeh men :D ) gimana ndak aneh yang laennya tumbuh lurus rapi, ehh ada satu yang ndak lurus ini malah melungker (sampek kayak uler kepanasan). Walaupun begitu, aku mulai terbiasa dengan bulu ketekku setidaknya ini menjadi suatu moment penting dalam hidupku, dimana bulu ketekku mulai bermetafosis :D
dana juga buat pelajaran dan juga buat bukti, dengan bulu ketekku ini orang dan semua temenku bisa sadar kalau aku ini normal men :D (kalau aku memang cowok 3:) )
Gambar bulu ketekku menyusul ya :D
soalnya, masih belum jelas untuk dilihat oleh kamera, nanti kalau sudah mulai banyak sampek kayak bulu kera baru nanti saya publikasikan :D :P
SEKIAN TERIMA KASIH :)
Langganan:
Postingan (Atom)

